Rabu, 04 Januari 2012

Ikhtiar Cinta

terima kasih telah selipkan namaku dalam do'amu
dan ucapkan detir nadiku dalam Dzikirmu.......
lalu tuliskan Cinta yg Religi pada tembok tembok yg pernah di hinggapi lumut dulu...

kau berkesan bagai malaikat yg menuntun ku......
memberi air di hausku......
hiburkan aku dalam penatku........
lalu cairkan suasana antara kau dan aku.........

"Ya Allah yg Maha Pencipta........
dan Maha yg Menjodohkan semua Insan.......
perkenankanlah hamba meminta dan lakukan.....
seperti tetesan embun yg selalu memberi kehidupan......
hantarkan Hamba jauh dari kekalutan..........
dan satukan hamba dalam keharuan......

Ya Allah yg Maha Mendengar........
Hamba Pinta dia senantiasa sama...
sama seperti hari ini dan kemarin.....
mempunyai hati nan hangat,,,,,
hapuskan dingin dalam dada.........
mempunyai cinta yg tercinta........
hapuskan semua ragu dan gundah dalam dada....

Ya Allah yg Maha Adil dan Bijaksana.......
hamba tak ingin iri pada dunia......
ketika melihat sepasang kekasih berbahagia,,,,,,,
Hidupkan Hamba Bersama Dia........
bahagiakan Kami sampai akhir senja.......
satukan kami dalam damai........
padukan kami dalam semua.......
dan pisahkan kami dalam azal
dan kematian yg Khusnul Khotimah..........

Ya Allah yg Maha Mengizinkan..........
Halalkan Kami menatap surya bersama.....
restui kami dalam dunia.....
dan bimbinglah kami hingga ke surga.........
berilah kami kekuatan.....
sehingga kami bisa lalui semua godaan dan semua cobaan.........

Ya Allah yg Maha Mengasihi............
jika hamba berpulang padaMu ini hari...
hamba ingin utk terakhir kali....
melihat senyuman yg menawan hati...
dan berdo'a utk yg terakhir kali.........
bimbinglah ia dalam langkah suci....
dan bahagiakanlah ia selepas ku mati....
tetapkan ia senyelipkan namaku ditiap sujudnya......
tetapkan ia sebutkan detir nadiku dalam dzikirnya........
agar hamba nyaman merasa dalam liang gelap nan bertembokkan tanah ini........
dan tenang setenang tenangnya didalam ini..........."

Rabu, 21 Desember 2011

Negara dan Negara



Padamu......... Negaraku.......
Ku Puja kau di warna Putihmu......
Ku Beranikan diri di Merahmu....
Dan Ku tangguhkan nyata di Burung Garuda mu.........
Darah,,,,, tangisan,.,,, teriakan.....
itu yg kami beri utk mengobarkan dan membangun tiap jengkal tanah ini..........
bahkan Kaki,tangan,jiwa dan raga yg habiskan kami jadi sisa sisa sejarah
Tegaknya NEGARA ini............

Kami berbuat bnyak....
Hingga kami tak bisa merasakan apa arti sebuah kemerdekaan........
sampai kami Hilang mata pencarian...... dan terasing dan hina meminta minta dengan tubuh yg tak sempurna utk perjuangkan MERAH PUTIHMU wahai Negara...
masi terkias darah di pelupuk mata...
masi berbias teriakan kesakitan dan air mata di dada.....

Kini.......
semua berubah.....
anak cucu kami seharusnya dilakukan layak....
diberikan dunia yg harusnya indah........
"Pendidikan.........."
Bukan harta atau jabatan......
Bukan Mobil atau berlian.....
tapi cuma PENDIDIKAN..............
yg membuat dia kaya akan intelektual......
dan Akhlak yg baik utk kelangsungan mu wahai negara.....

Lihat kami......... wahai pemimpin......
"Kau rasakan apa yg kami aduhkan??"
"Kau dengar apa yg kami butuhkan????"
Tidak...... dan tidak......
Kami hampir mati membanting tulang...
dengan sisa sisa keringat
dengan sisa sisa tenaga,,,,,
di tengah triknya matahari...
demi kebutuhan anak cucu kami.....
"PEndidikan............"
terlalu mahal..... utk kami....
terlalu tabu utk kami bicarakan......

wahai dewa dewa penguasa....
sudah terlalu bnyak jeritan ini...
bukan dari batinku saja....
masi bnyak disana......
ya dilaur sana... yg tak pernah terperhatikan penguasa,,,
tertindas tanpa memandang siapa dan apa yg pernah kami berikan pada negara...
sudah terlalu letih kutukan ini kami ungkap.....
dan semua.....
hanyalah sesuatu yg tak berguna...........

Wakil kami.... yg bersafari di senayan....
hanya bisa menyembah dan mencium kaki kami...
jika mereka inginkan kedudukan....
lalu cuma mendengar pengaduan...
lalu hempaskan tanpa nyata.......
hanya janji busuk,,,,,
dan kemunafikan....................

Lihat di cakrawala....
ataupun layar kaca...
semuanya hanya bercerita..........
POLITIK........................ Dan Korupsi.......
dengan pemimpin yg takut oleh kaum Koalisi......
sungguh ironis Negara ini./..
negara yg kami banggakan...
dengan Garudanya....
mungkin hanya sekedar jadi bahan tertawaan buat generasi kami selanjutnya...........

Ya Tuhan kami......
Maha Pendegar....
dan maha pemberi azab....
tunjukkan kekuasaanmu pada Negara ini.........
Kutuklah mereka dengan janji janji yg pernah mereka tebar saat di beri amanah...

Kami hanyalah sejarah....
yg terkubur di bawah nisan yg tak bernama....
Berkafankan Lukisan lukisan luka sejarah,,,,, yg membuat negara ini ada....
bertitipkan anak cucu yg tak punya pendidikan...
apalagi pekerjaan...

Ya Rabb,,,,,
hanya Dirimulah tempat dimana kami bisa aduhkan....
akan kekejaman yg tak pernah Hargai semua pengorbanan.......
sesungguhnya.... Ialah Engkau yg kami minta di tiap timpaan duka kami sebagai warga negara.............
maka.... kabulkanlah semua pinta dari jasad jasad yg telah hilang jiwa......

2009-2011(Masa masa Transisi)

Awal november 2011 keadaan dan fikiran kian tak sejalan.Tak sebanding lurus dengan apa yg telah lama ku Perjuangkan,harapan bagiku kian jadi impian setelah 2 tahun lebih lamanya ku mempertahankan apa yang namanya cinta,jarak bagiku bukanlah sebuah kiamat atau bongkahan es di antartika yang akan membekukan aku dalam kisah kisah ini.
Awal kisah ku,ku mulai dari sini.

*PERTEMUAN*
Pertengan Juli 2009,aku seperti biasa iseng ga ada kerjaan dan tugas dari atasan ku hanya habiskan waktuku untuk mencari kenalan bahkan cinta lewat dunia maya,Facebook belum terkenal lagi pada masa masa itu ntah aku yg malas utk mengikut perkembangan zaman atau apalah ku tak tau itu.
Aku lalu membuat akun di MIRc ya,salah satu yg aku tau pada saat itu tentang chattingan dunia maya karna Friendster belum sempat memakai chatting.
Selama hampir 1 jam ku jelajahi dunia MIRc itu ku tiba tiba dikagetkan dengan chat ajakan perkenalan dengan Nick Name Snow_Angel,ya seperti biasa kita kenalan dengan panjang lebar mulai tanya nama,domisili saat ini,sampai tukeran nomer handphone.
setelah 15 menit kami chatting diapun minta izin undur diri karena tugas yg dia cari telah selesai maklum sob pada saat itu dia masih ngurus tugas akhirnya di Akademi Kebidanan di kota Cirebon,Jawa Barat.
Uppss,,,sorry aku lupa memperkenalkan diri,walau ga penting tapi ini really kisahku.
Namaku Muhammad IsmaiRizal biasa dipanggil Sukhoy,bukan sok keren kerenan tapi nama itu aku dapatkan     pada saat aku masi duduk di bangku SMP,ya karena aku terobsesi jadi salah satu FighterPilot TNI AU dan demen gambar gambarin semua jenis pesawat Militer jadi aku di juluki Sukhoy sama teman temanku.
Ok balik lagi ke ceritanya,
Setelah beberapa minggu terlewati,si gadis yg ku kenal di MIRc itupun tiba tiba menelponku.
Pada saat itu aku emang masi ga terlalu sibuk di kerjaanku,yahh seperti biasalah ibarat serigala ngincar domba
aku mulai susun strategi kata utk mendekati dia,eheheeh maklum sob kita masi jomblo pada saat itu tapi bukan ga laku.
Ok waktu kian bergulir dan sampailah di titik dimana aku menjatuhkan pilihan,ntah apa yg merasuki pikiran ku
dan aku ngerasa cocok secara pemikiran dan perasaan.
Akhirnya di 29 September 2011 aku beranikan diri utk nembak doi,pada saat itu walaupun lewat telpon jujur aku gugup banget ga tau kenapa ibarat kena sengatan listrik tegangan tinggi.
Tak disangka cintaku bersambut dan dia juga menerimaku walau jarak yg jauh memisahkan ku dan dia
mesti mengarungi selat sunda aku tetap berharap banyak di hubungan yg baru ini.
Hari hari indah terlewati bersama walau jarak ini yg jauh memisahkan tapi aku tetap Positive Thinking,ya namanya juga cinta kata Alm.Gombloh kan "Jika Cinta Melekat,Taik Kambing Terasa Coklat".
Bulan bulan terlewati,tapi hati ini juga tak ingin beranjak dan pergi walau banyak perkataan sinis tentang hubungan jarak jauh ini tetap juga tak urungkan semua harapan ku pada dirinya.
Karena waktu terasa kian cepat berlalu namun perasaan kita kian menggebu gebu dan aku akhirnya memberanikan diri utk bicarakan hal ini kepada ibuku,"Bukan anak mami sob... cuma ga ada tempat curhatan yg paling enak selain sama ibu sendiri hohoho".
Aku berkata; "Ibu..ehehe rasanya ada yg berbeda beberapa bulan terakhir ini"
"Kau ini kenapa? dari kemarin senyam senyum kaya kebo disawah aja" jawab ibuku
"ga.. ga kenapa kenapa cuma... eheheh anakmu ini jatuh cinta,Fallin' Love bu"
"Ahahaha pantas saja jadi dengan Siapa kau Mardabu Lope(Jatuh cinta.dlm bahasa gaul batak)"
"ya jelas dengan seorang wanita lah bu... masa iya sama waria..walau tampang ga jelas kulit item dekil rambut kribo tapi gini gini aku laku loh..."
"hahahaha yang bilang kamu ga laku siapa? ishh kamu ini sensinya naudzubillah ya..."
"eheheheh maklum lahh lama menjomblo membuat ku jadi agak sensi ga jelas..."
"yayayaya lalu anak mana kekasihmu itu??"
"wah jauh bu... anak Cirebon.."
dengan wajah kaget seolah habis kena getok kepalanya ibuku berkata dengan ekspresi wajah yg sejujurnya buat aku rada mules "apa????? ga ada yg lebih jauh lagi seperti di Iran,Irak,Jerman... kamu ini ada ada saja kapan ketemunya??? terus kenalannya darimana?"
"ehehehe biasalah bu dari internet... " kujawab dengan cengar cengir.
"Hahhhh ya sudah lah... mudah2an kalian jodoh aja dah....tapi kalo dipikir pikir emang udah kemajuan zaman ya kalian bisa kenalan"
"Ibu aja tuh yg Gaptek ga pernah ngikuti perkembangan Zaman" sambungku sambil berlari dan tertawa ke kamar atas.
"Owalahhh anak Gila... asal jgn terlalu mencintai... ntar ditinggal kawin kaya kemarin lagi baru tau".

Yah,begitulah keseharian ku bila dirumah bersama ibuku yg mamou menjadi apa saja disaat apapun itu.
1 tahun berlalu kita udah saling memperkenalkan keluarga kita satu sama lain,mulai dari hal hal yg terbaik hingga yang terburuk walau hanya sebatas obrolan di telpon tapi perasaan dan hati tak bisa dibohongi.

*PERJUANGAN & PERMASALAHAN*
Satu Tahun telah berganti,saatnya cinta dan sayang itu menjadi Tanggung jawabku namun ku tak sangsikan akan perjuangan ini karna aku tetap pada prinsipku yaitu Tetap Positive Thinking.
Setelah beberapa periode terlalui,akhirnya masa bakti kerja ku pun selsai,tak lama itu aku mencoba mencari peruntungan utk menjadi Pegawai Negri Sipil untuk membuktikan jika tiba waktunya nanti ku sunting dia,ku bisa memberi nafkah yang pantas dan membuktikan bahwa aku siap untuk menjadi suaminya kelak.
Ditengah perjalanan ku didalam mobil seperti biasa "tiada hari tanpa Telpon telponan dan tiada menit tanpa SMSan".Ponselku pun berdering dengan nada yang Khusus utk org yang khusus juga tentunya.
Dan kuangkat ponselku,"Hallo...ya bu ada apa???" jawabku membuka bicara tak lupa dengan wajah yg sumringah.
"Yah,ayah dimana??" tanya dia
"Lagi dimobil ne lagi mau ketempat pendaftaran CPNS di Kabupaten BatuBara"
"Owwhh iya,gimana lamaran CPNS ibu yang dijawa tengah itu?? apa udah dikirim Via Pos??" tambahku.
"Owwwhh iya yah kemarin ibu udah kirim ke Pos sampe nyasar sama tukang Ojegnya yang Oon itu"
"Lahh terus kok bisa sampe ke kantor Posnya,kan katanya nyasar bareng tukang Ojek itu?"tanyaku
"Jadi gini yah,kemarinkan udah pergi ama ojeg itu akhirnya ga ketemu ketemu dimana kantor posnya maklum lah ibu kan di klinik baru ini ga pernah kemana kemana,akhirnya ibu dipaksa si Ruru(temen doi sob)utk minta tolong sama bang Yos"
"Terus????"kutanya dengan muka yg mulai curiga.
"Ya akhirnya ibu pergi deh ama bang Yos dan si Ruru naik mobil ke Kantor Pos terkait..."jawabnya dengan polos.
"owhhh gitu..."dengan nada sedikit mendongkol dan kumatikan ponselku.
Dalam hati... sumpah kecewa plus cemburu banget,gimana aku ga kecewa dan cemburu coba.
si Yos itu cowo yang naksir abis ama doi. dan temennya juga ikut nyomblangin dia ama si cowo itu.
Nah,buaya mana yang ga ngerasa kaya dapet Durian runtuh kalo cewe yg dia taksir seolah olah ngarepin bantuan dia.Trus siapa juga yg ga akan cemburu kalo cewenya jalan sama cowo yang terang terangan udah naksir abis ama cewenya.
Logisnya apa ga ada tukang Ojeg lain yang lebih tau dimana kantor pos yang dimaksud??
kenapa mesti sama si Yos???
Satu harian ku jadi males utk hubungi dia lagi.
walau aku tau perbuatan ku ini salah dan seolah lari dari permasalahan bukannya menyelesaikan permasalahan yang ada,dan bagiku wajar aja kalo aku cemburu sampai segininya karna kita jalani hubungan jarak jauh,memang terlihat egois sih tapi ini juga demi kepentingan bersama dan menjaga Harmonisnya hubungan yg kurasa dapat bertahan lama hingga anak cucu,"mulai deh melebay... hohooho".
Sesampainya aku dirumah sekitar jam 10 malam.
Ketika penat meradang pikiranku,dan saat letih menembus tulang belulangku.
yahh Ponselku berdering kembali dan si doi lagi yang nelpon.
Tiga kali dia nelpon aku masi ga mau angkat,4 kali masih juga ku ingin rasanya sendiri dan kelima kalinya saat dering itu seolah olah seperti suara malaikat pencabut nyawa menjerit,terpaksa ku angkat juga.
"Hallo..."jawabku dengan suara yg males.
"Yah,,, sms ibu kenapa ga dibales sih???" dengan nada penyesalan dia bertanya
"Ayah marah ya???" tambahnya lagi
"Marah?? hehe pikir aja sendiri!!" jawabku dengan tertawa kecil dan sinis.
"Ayah kok gitu sih??? ayah cemburu ya??" tanyanya lagi dengan suara yg mulai tersendat sendat.
Dan dalam hatiku berkata "Ya iyalah Oneng.... pasti aku cemburu kalo liat orang yang ku cintai jalan sama cowo yang terang terangan naksir sama dia... gimana sih lu jadi cewe masa ga ngeRespect??"
"Coba dipikir pikir,gimana rasanya jadi aku?? ketika kita memperjuangkan hubungan cinta kita sama pasangan ehh taunya pasangan kita jalan sama orang yang udah pasti dan dia juga tau bahwa si laki laki itu cinta sama dia....!" jawabku langsung dengan nada yg tegas ibarat Komandan Detasement Pasukan Elit.
"Ibu minta maaf yah.. ibu ga berfikir sejauh itu dan ibu juga ga berniat apapun selain karna harus ngirim lamaran CPNS ini karna kmarin itu terakhir pengiriman...Sumpah yah ga ada niat bu utk lakukan apa yg ayah khawatirkan" tegasnya sambil terdengar suara isakan tangis dan dibarengi suara ingus.
Pada saat inilah yg tak mampu aku lawan,karna bagiku Sebrandalan apapun lelaki itu tetap juga dia akan meleh seperti plastik yg dipanaskan meleleh... melelehhh dan melelehh...
sumpah ga sanggup banget,kenapa?? karena bagi aku kalo cewe nangis itu jelek banget.
sama seperti Raditya Dhika bilang,"Ekspresi cewe kalo nangis itu bikin ngenes.
Pas liat wajahnya tanpa masalah sumpah cakep banget,dan dibandingkan dengan yang kalo lagi nangis sumpah jelek banget.Pernah bayangi ketika matanya segede bola pimpong?? terus hidungnya mengeluarkan cairan??? dan dia mencoba bicara sambil terbata bata dan terisak" ahahahaahah tapi inilah realitanya.
Akhirnya Aku tak mampu lagi dan berkata "Ya udah deh bu,jangan nangis gitu... mungkin ayah yg salah terlalu posesif terhadapmu.... dah ahh jangan mewek gitu ahhh ntar bibirnya kaya bebek lagi..ehehehe" kataku sambil mencoba utk menghibur. dan dimalam itu masalah pun selesai,1 pelajaran yg ku temui disini yaitu "Jarak jauh ini membuatku menjadi sosok yang diktator dan terlihat seperti monster yg siap melahap habis bila kau ingkari janji" yaaa itulah yg ada dibenakku.
Selanjutnya hari demi hari terus bergulir,seperti bola yg menggelinding terus.. terus.. dan terus...
Rasa sayang itu kian bertambah besar seiring waktu.
Dan masalah maslah datangsilih berganti,namun bagiku ini adalah ujian tiap bulan yg memotivasi ku untuk tetap tegar dan bersikap lebih dewasa dalam menanggapi setiap persoalan yg ada bersama dia.

Hasil test masuk CPNS kami berdua sama sama tak membuahkan hasil,akhirnya akupun berputar otak utk membuka usaha,Awal 2010 aku membuka usaha warnet dengan modal patungan dengan orangtuaku,Hasil jerih payahku 3tahun mengabdi sebagai tenaga Honor di suatu Lembaga Pemerintah dan Tabunganku selama ini dibantu dengan Modal bokap,aku akhirnya mendirikan Warung Internet Game On Line.
Alhamdulillah hingga saat ini usahaku lancar jaya sentosa dan sejahtera(hohohho kaya mau mendirikan negara aja ya??)
Hasil perbulan ku hanya mendapat 20% saja dari keuntungan bersih dan sisanya untuk biaya berobat Ibu ku yang kena penyakit Kangker Payudara akut setahun yang lalu hingga saat ini.
dan 20% itu 15% aku tabung buat biaya dan dana dimasa depan,walaupun kecil tapi aku yakin ini cukup membantu.
Hubungan Keluarga ku dan dia kian makin Manis,dia juga semakin masuk kedalam keluarga ku dan sudah dianggap sebagai anak sendiri oleh kedua orang tuaku.
Jujur,aku heran sama kedua orangtuaku,mengapa tidak dulunya aku juga pernah membina Hubungan sebelumnya namun tak seperti ini. Tak seperti sejauh ini dan seintim ini,tetap aku syukuri dan semakin berharap jauh jauh dan jauh.
Masalah masalah kecil yg dulu silih berganti kini berganti masalah masalah yang sepertinya Krisis kepercayaan
Hampir setiap malam aku sedang istirahat dan tertidur pulas sampai ponsel berderingpun takkan mampu membangunkan ku dari nyamannya kasur itu dia pun beranggapan aku keluar rumah dan bahkan jalan sama cewe lain.
Bagiku awalnya ini bukanlah masalah yg serius,karna ku tak berbuat maka ya selesaikan sajalah dengan cara persuasif dari hati ke hati.
Namun,Mosi mosi tidak percaya itu makin lama makin membesar,seolah olah dia kian tak percaya oleh ku lagi.Disini aku tetap masih Positive Thinking karna yaaa maklum Jarak Jauh,namun aku tetap berbuat utk membuat dia percaya akan diriku disini yang tak pernah berpaling hati.
Memang awalnya dan disetiap aku membina hubungan cinta,aku tak pernah menyelingkuhi pasanganku dan mengingkari janji setia ini kepadanya.(Bukan Muna' sob.. emank nyatanya gitu...)
Hubungan ini kian lama kian membesar,kangen,sayang,dan semua aspek percintaan punya nilai yg lebih lebih dan lebih sampai sampai kita berdua mulai membicarakan tentang masalah "PERNIKAHAN" karena kami sama sama mencoba terus belajar dan memahami 1 sama lain dan menjadi penyempurna ditiap kekurangan diantar kami.

**MENJATUHKAN HARAPAN PENUH & KANDASNYA CINTA**
Diawal September 2011 aku menepati janjiku utk datang ke kotanya,entah mengapa bapakku ingin sekali ikut kesana,aku pikir ada apa ini?? kenapa si bapak maksa ikut kesana??? oke lah tak mengapa beliau ikut.
Tapi yang bikin kaget lagi,adikku yg paling kecil juga ikutan,Beughhhhhh rasanya agak gimana gitu!!!!
ya udah lah ikutin aja lagian dia juga belum pernah jalan jalan jauh selain itu kemarin juga dia pernah
nyindir orang tuaku dan adikku yg nomer dua.Dia bilang begini "Ishhh Enak banget ya ibu,bapak dan bang Arya ke Guangzhou naik pesawat,Bay ditinggalin dirumah sama bang Sukhoy" dengan muka manyun dia bilang begitu.Ya,ga sampai hatilah aku jika tidak mengizinkan dia ikut.
Malam 3hari sebelum berangkat,seperti biasa setelah menjaga Warnetku itu aku ngobrol sama ibuku,hal ini biasa untuk bertukar pikiran,untuk berbagi keluh kesah dan untuk menghibur si ibu tentunya.
Hal yg membuatku kaget setengah mati adalah ketika ibu  mengatakan padaku "Bapakmu mau ikutan kesana selain mau jalan jalan sama si Bayhaqqi,Dia mau resmikan kalian...."
Sumpah sob.... aku terdiam ga tau mau ngomong apa.
Bukannya ga terima,hanya saja aku ngerasa ini "Mimpi atau Kenyataan???aku udah siap ga ya??? dia udah siap juga ga ya???"
pikiranku kian berkecamuk,antara siap tak siap,sanggup tak sanggup,kaget,dan apalah itu aku juga ga tau namanya.
Sebenarnya kami tidak ada berencana utk Tunangan,karna bagiku Biarlah cinta ini mengalir apa adanya tanpa  ada sebuah paksaan utk termiliki dan dimiliki satu sama lain.
hari keberangkatan sudah tiba,rasa Nervous kian memuncak ketika melangkahkan kaki menuju pesawat yg akan kami tumpangi.
Adahal lucu yg dibuat oleh adik ku yang paling kecil,Bayhaqqi dia masih duduk di bangku Taman Kanak Kanak,tetapi ulahnya kerap seperti orang dewasa saja.Bayangkan kalo anak sekecil itu udah narsis didepan kamera,belum lagi ketika sang Pramugari menyambanginya dia malah tersipu malu malu seolah merasakan apa yg dirasakan orang dewasa,sumpah jadi teringat film kartun Crayon Shincan ahahaha......
tak terasa 2jam telah terlewati,akhirnya kami sampai di bandara Soekarno-Hatta dan delay 15menit (Maklum penerbangan swasta indonesia emang begitu).
Setelah semuanya siap,baik tas tas yg berisikan pakaian dll dikumpulkan,maka dengan tetap rasa Nervous itu kian menjadi jadi hingga panas dinging sampai sampai jadi demen keluar masuk kamar mandi.
Sesuai tempat yang dijanjikan,dia pun menunggu di depan terminal kedatangan Domestik,rasa Nervous kian tak kuasa ku bendung,seolah olah seperti ingin bertemu malaikat wakakaakaka.
Dengan langkah perlahan namun pasti sambil degdegan dalam hati ku terus melaju sampai digerbang kedatangan,dan terlihatlah wajah wanita yg selama ini menjalin kasih dan janji bersamaku.
Dalam hatiku berkata "Khoy... Stay Cool aja... jangan perlihatkan Nervousmu,santai aja men...."
sambil tersenyum dan balasan tersenyum sumringah kaya Tentara yang tugas 10 tahun diluar daerah pulang ke kampung halaman dan dinanti kekasih pujaan,atau lebih mirip seekor simpanse yang tersenyum ketika melihat pisang.
Akhirnya rasa rindu ini mulai terlepaskan,dengan muka yang kegirangan kaya simpanse yg berhasil mendapat pisang sampai ga perduli lagi disamping ada bapak dan adikku.
hahhhhhhhhh rasanya legaaaaaaa sekali nyaman seperti tidur dibawah pohon dan mendengar debur ombak dipantai.
Ya... tanpa kata kata,hanya mata kami yang bicara tentang semua kerinduan yg dihari itu lumayan terlepaskan.
Kami pun melanjutkan perjalanan dengan mobil charteran.
ditengah perjalanan kita ga banyak cerita hanya saling pandang dan menikmati senyuman.
Perjalanan ini sungguh melelahkan. dan sangat melelahkan,tapi itu semua tak ada apa apanya hanya karna melihat wajah dan senyuman yg mempesona.
Sampai sampai aku berimajinasi seperti Coboy dan berteriak YeeeeeHaaaaaaaa sambil memainlan simpulan tali tambang khas Cowboy,ya persis seperti orang gila...
Orang Gila yang terasuki Cinta.
Tak terasa 7jam diperjalanan dari Cengkareng menuju Cirebon akhirnya kami sampai juga di kediaman keluarganya,Aku berserta bapak dan adikku disambut dengan ramah oleh keluarganya.
saat itu memang suasana rumahnya memang ramai karena pada malam itu kakaknya melangsungkan Pertunangan juga.
Lama tak kunjung tiba sang calon kakaknya hingga larut malam kami tetap menunggu,maklum pada saat itu suasana masih habis lebaran dan arus balik jadi jalanan disana pada macet apalagi rumahnya terletak dijalur Pantura.
Tepat pukul 12.00 dini hari akhirnya yang kami tunggu bersama telah tiba
dan tanpa banyak bicara lagi acara pertunangan itupun dimulai,aku dan dia mengikuti prosesi pertunangan itu sambil ngantuk ngantuk tanpa orang tua dan adikku karna mereka kelelahan jadi izin tidur dan istirahat duluan.
akhirnya tepat pada pukul 1.30 dini hari.acara itu pun selesai.
Calon abang iparnya dan kakaknya beserta keluarga besar si lelaki itupun bergegas pulang ke kota asalnya dijawa tengah.
Keesokan harinya,pagi pukul 10.00 aku ditanya oleh bapakku dihadapan dia dan ibunya.
bapakku tanya "Gimana?? udah ngerasa cocok??"
"Insya Allah.. ehehehehe" jawabku masih dengan wajah yg sumringah.
"Jadi kita langsung beli cincinnya aja ya ini hari...."tegas bapakku
langsung aku tak mampu mengelak dan berkata tidak,bagaimana ku bisa menolak tepat di depanku ada ibunya dan disampingku ada dia.
Rasanya segan sekali untuk menolak...
Akhirnya aku mengalahkan Logikaku dengan Perasaan yg meraja dikalbu.
Aku sanggupi semuanya dan disinilah aku benar benar berharap penuh hingga 1000% kepadanya
11.00wib aku dan dia mulai bergerak dan mencari cincin yg kami maksud,
setelah sekian jam berutar putar dipertokoan perhiasan yang diharapkan tidak ketemu
karna susah banget mencari emas 24karat,setiap aku menanyakan emas 24karat si penjaga tokonya langsung bertanya padaku "mas orang sumatra ya??"
"Loh..kok mas tau???"tanyaku
"Iya mas soalnya hanya orang sumatra yg nyari emas 24karat" katanya.
Setelah yg kami cari ga ketemu,sambil berkata dalam hati "Ternyata orang orang disini cepat menilai asal daerah sipembeli hanya dari sebuah ukuran kwalitas emasnya yg dicari"
akhirnya kami kembali ke salah satu toko sebelumnya dan membeli cincin yg terlihat bagus sebelumnya.
Setelah itu kamipun kembali pulang.
Sore jam 15.00 kami pun melangsungkan Pertunangan itu.
Rasa Nervous kian menjadi jadi... eiiitttt tapi aku ga sampe gugup nyebut janji dalam ikatan yg sakral ini.
setelah selesai semua Prosesi,malamnya kami pun melanjutkan jalanjalan kami ke Jogja.
Rencana awalku utk bertahan disana beberapa minggupun sirna,karena ada kerusakan Tekhnis di warnetku jadinya aku terpaksa mengakhiri liburan ini hanya 6hari.
tanggal 11 september 2011 aku kembali ke Medan,dan memulai lagi pertarungan antara kesepian dan kesetiaan.
Sebulan berlalu,masalah besar mengahampiri perjalanan kami...
Entah ada setan apa kami kian egois terlebih aku yg biasanya tak pernah seperti ini sebelumnya.
Awal masalah adalah ketika aku mendapatkan kabar dari dia sendiri bahwa dia divonis oleh dokter Kandungan bahwa ia susah utk Hamil.
Awalnya ya... aku bersikap seperti ga terima,tapi semua itu dapat terkendalikan olehku.
Karena bagiku "Dokter bukanlah segalanya,dan tak patut memvonis sesamanya.Tuhan masih ada dan Tuhanlah yg akan menentukan"
masalah sekarang clear,belum lama masalah itu selesai masuk lagi masalah baru.
Masalah ini hanya dipicu Oleh mimpinya,dimimpi itu dia melihatku sedang bermesraan dengan mantanku,mantan yg belum pernah dia lihat secara langsung dan mantan yg sudahlama tak pernah berkomunikasi lagi dnganku.
Sifat kekanak kanakannya mulai dipertahankannya,dia mencemburui mimpi dan melampiaskan amarahnya padaku dikehidupan nyata.
Mulai semakin mencurigaiku dan menyalahkan aku.
Hingga aku kian lelah menghadapi semua permasalahan ini.
Dia kian berubah mejadi sesuatu yg tak pernah ku alami selama ku bersamanya.
hari terus terlewati dan sikapnya kian menyakitiku.
Menuduh selalu dan selalu...
Akhirnya kita sama sama berdiam dan saling males untuk berkomunikasi.
Pernah ada niatan aku utk rujuk dengannya,tapi selalu saja dia bersikeras dalam hatinya.
Kami Lost Communication selama 3minggu...
dan dimasa itu aku berkenalan dengan seorang wanita.
Jujur aku tidak ada niatan apa apa dengan wanita tersebut lama lama kami sering komunikasi dari chat.
Dia jadi teman curhatku membahas tentang apa yg terjadi pada hubunganku dengan pasanganku tentunya.
Tidak ada cinta sebelumnya dan semua biasa saja.
Hingga akhirnya pasanganku kian menggerus ruang hati yang Hampa.
Aku kian tak tahan dengan semua apa yg dialakukan pada ku.
Tertuduh selalu tertuduh,,,
Dan selalu mencurigaiku bagaikan Teroris saja.
Akhirnya ketika Kesabaran diambang Batas dan sakratul maut
Aku merasakan kenyamanan bersama seorang yg baru ku kenal.
Sejujurnya ku tak ingin mencinta lagi..
tetapi perasaan ini tak mampu ku bohongi,dan akupun menjalani hari hari tanpa bicara cinta dan perasaan bersama dia.
3minggu berlalu,aku tak mampu lagi sembunyikan tentang Hubungan terlarang ini.
Setelah dia tau dan dia merasa dialah yg tersakiti,ya Masih tetap seperti dulu bertahan dan menyalahkan ku.
Akupun dengan Khilafku karna sakit yg tak tertahankan atau Egoku semakin meraja,mencoba akhiri hubungan ini walau ini adalah masa masa dimana aku menjadi Makhluk yg Munafik namun sesungguhnya aku ingin dia benar benar memperjuangkan dan merebutku kembali.Ya sepertinya memang aku yg memainkan irama luka ini.
1bulan terlewati aku merasa sesali apa yg kunamakan permainan ini tersesali...
aku semakin tak termaafkan oleh semua alfaku terhadapnya.
Suatu Hari aku memutuskan untuk kembali bersamanya dan ketika cinta ku bersama orang yang baru ini belum ada apa apanya.
Namun,apa yg ku harap semua sia sia....
yang paling mengagetkanku adalah ketika dia berkata "Maaf nomer Hpmu udah kehapus kemarin jadi aku ga tau kalo ini nomer hp kamu"
Sumpah,,,, aku kaget sekali mendengar kata kata ini sangat menusuk hati.
Awalnya aku menyesal dan merasa ini mungkin karma ku sebagai lelaki yg pernah ada dalah hidupnya.
Dan akupun mulai menyelidiki siapa yang menghapus nomer Hpku.
Aku bertanya perlahan dan dia mengatakan "ada koas di Halim Perdana kusuma yg menghapus nomer hpmu"
"memangnya siapa dia????" tanyaku sedikit emosi
"Menangnya kamu siapa?? apa hakmu utk menyakan itu padaku??"tanyanya lagi semakin keras.
akupun tak mampu berkata kata lagi.
dan untuk kesekian kalinya aku berharap sesuatu yg dapat kembalikan masa masa dan janji kami dulu.
aku mencoba kembali dan bertanya "apakah kita dapat mengulang kembali janji kita dulu???"
dan dia menjawab "Aku tak mampu lagi bersama mu... Insya Allah bulan April 2012 paling lambat aku akan dilamar,dan bulan Meinya aku akan Married"jawabnya dengan santai,
Aku hanya terdiam.... merenungi semua apa yg terjadi.
dan terakhir aku hanya bertanya "Siapa lelaki yang akan mempersuntingmu itu???"
"dia anak kendal staff di DPRD Kota Kendal" tandasnya dengan santai.
Logika ku pun berkata "Ini seperti permainan..... dan bukan aku yg membuat permainan.. aku hanya sebagai Korban perasaan disini..kenapa??? Logis ga kalo dengan waktu yg secepat ini dia langsung mau menerima lamaran lelaki lain jika tidak Hubungan itu telah lama mereka bina?????"
Hatiku berkata "Ini ga Logis... ini ga mungkin.... ini sebuah konspirasi cinta... ya benar ini permainan busuk yg telah lama dia persiapkan utk menghancurkanku dengan wajah yg mengenakan topeng hitam itu"
Keesokan harinya aku hanya mengirimi dia sms yg berbunyi "Semoga kau temukan bahagia bersamanya... dan semoga dia yang kau pilih dengan cinta bukan hanya sebagai pelarianmu saja"
Di sore hari masih dihari itu,dia menelponku...
dia berkata "aku tak pernah menganggapnya sebagai pelarian cintaku... aku memilihnya karna keseriusannya terhadapku".
What The Fuck??????? jadi selama 2tahun lebih ini perjuanganku ga dianggep??? jadi semua ini bener bener Konspirasinya saja??? semua kian jelas dengan pernyataan pernyataannya tersebut.
Dia berkata lagi "Aku ga mungkin kembali padamu.... karna aku telah bersamanya....dan cukup bagiku pengkhianatan ini"
What???? thats my wrong??? gilaaaaaaa aku kejebak dalam permainan ini benar benar terjebak..
Akhirnya aku berkata "selamat menempuh hidup baru bersamanya" sembari memutus telpon itu.
aku mencari kebenaran dari beberapa sumber yg dapat kupercaya...
Ya teman teman ku yg jadi temannya juga dan teman temanku yang lain yg mengamatinya.
semua membenarkannya dengan kesaksian masing masing.
entahlah... entah apa yg terjadi pada diriku...
Mungkin secara hukum aku bisa menuntutnya,tapi sepertinya itu tak pantas....
Biarlah nanti kita yang mempertanggungjawabkannya di Hadapan-Nya.
Sekarang ku hanya jadikan ini pelajaran,dan mulai berfikir bagaimana caranya aku menyampaikan hal ini kepada orang tuaku... 
karena aku tau Bapakku punya Hypertensi dan ibuku juga tengah dirundung sakit yg parah,aku tak ingin kabar ini membuat keduanya semakin drop.
Sejarah Pahit terulang.......
Aku kian merasa ini juga bukan salahnya.... ini juga salahku yang mungkin tak mampu dan tak bisa ada disaat dia membutuhkanku.
Semua hanya ku kembalikan pada Yang Kuasa dan berharap "Bahwa di badai dan gelapnya hari ini akan ada  secercah sinar terang yang bisa dijadikan Harapan walau ku rasa ku tak mampu mempercayainya sepenuh hati seperti dulu lagi" Semoga.

Buatmu yang kumaksud....
"SEMOGA KAU BAHAGIA DENGAN PILIHAN HATIMU DAN CINTAILAH DIA "